BOJONEGORO – LENTERA NUSANTARA || Kebahagiaan tidak selalu harus dirayakan dengan kemewahan. Terkadang kebahagiaan tumbuh dari hal sederhana, seperti senyum keluarga, doa para tamu, dan lantunan sholawat yang mengalir lembut menyentuh hati.
Nuansa itu terasa di kediaman Bapak Sony, Desa Sukosewu, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (20/8/2026). Keluarga besar Ubaidillah dan Aiysah menggelar Walimatul ‘Ursy dalam suasana khidmat, hangat, dan penuh keberkahan.
Grup Rebana Al Mazaya Fatayat Sukosewu mengisi acara dengan lantunan sholawat. Vokal yang bening berpadu dengan ritme tabuhan rebana menciptakan atmosfer religius. Alunan itu mengajak para tamu untuk larut dalam kekhusyukan.
Lantunan sholawat menjadi bentuk cinta kepada Rasulullah ﷺ dan sekaligus menjadi doa bersama. Para tamu memanjatkan doa agar Allah SWT senantiasa melindungi dan memberkahi perjalanan rumah tangga kedua mempelai.
Setiap bait sholawat mengingatkan bahwa pernikahan tidak hanya menyatukan dua insan. Pernikahan juga mempertemukan dua keluarga, dua harapan, dan dua perjalanan hidup dalam satu ikatan suci.
Di kediaman Bapak Sony, kebahagiaan hadir tanpa banyak kata. Senyum para tamu, kekhusyukan keluarga, merdunya sholawat, dan hangatnya suasana walimah menyatu menjadi potret sederhana tentang makna pernikahan.
Ubaidillah dan Aiysah kini memulai lembaran baru. Perjalanan rumah tangga tidak akan selalu berjalan datar. Ke depan, bahtera rumah tangga akan menghadapi gelombang yang menuntut kesabaran, waktu yang menuntut kesetiaan, dan langkah yang membutuhkan doa.
Rumah tangga yang indah bukan rumah tangga yang bebas dari ujian. Rumah tangga yang indah adalah rumah tangga yang menjadikan ujian sebagai jalan untuk semakin mendekat kepada Allah SWT.
Dari Sukosewu, doa mengalir bersama sholawat.
Semoga Allah SWT menjadikan keluarga Ubaidillah dan Aiysah sebagai keluarga _sakinah, mawaddah, warahmah_. Semoga keluarga itu dipenuhi kasih sayang dalam kelapangan, kesabaran dalam kesulitan, dan keberkahan dalam setiap langkah kehidupan.
Kemeriahan acara turut didukung Sound System Barokah milik Bapak Nur Hamid, Sukosewu. Tata suara yang jernih membuat lantunan sholawat dan rangkaian acara terdengar semakin jelas dan khidmat.
بَارَكَ اللهُ لَكَ، وَبَارَكَ عَلَيْكَ، وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ
_Barokallahu laka, wa baroka ‘alaika, wa jama‘a bainakuma fi khoir._
Semoga Allah memberkahimu, melimpahkan keberkahan atasmu, dan menyatukan kalian berdua dalam kebaikan.
Penulis: Alisugiono





