BOJONEGORO – Lentera Nusantara || Dalam semangat menyambut Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) ke-78 Tahun 2026, Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty bertandang ke SMPN 5 Bojonegoro, Jalan Imam Bonjol, Senin (24/8/2026). Bukan sekadar datang dan menyapa, kehadiran orang nomor satu di jajaran Polres Bojonegoro itu membawa pesan yang dekat dengan kehidupan anak mudo: menjago adab, menegakkan disiplin, dan menata langkah menuju masa depan.
Kegiatan Polwan Goes To School tersebut berlangsung dalam suasana hangat. Kapolres bersama jajaran Polwan disambut Kepala SMPN 5 Bojonegoro A.H. Moestofa, para guru, serta seluruh pelajar.
Dalam upacara bendera, AKBP Yenni Diarty dipercaya menjadi Inspektur Upacara. Dari halaman sekolah, pesan Kamtibmas disampaikan dengan bahasa yang dekat dengan dunia pelajar, mulai dari pentingnyo disiplin, tertib berlalu lintas, menjauhi bullying, hingga tidak terjerumus dalam kenakalan remaja.
Bagi Kapolres, sekolah bukan sekadar tempat menuntut ilmu. Di situlah adab dibentuk, budi pekerti ditempa, dan cita-cita mulai disusun. Karena itu, kedekatan antara Kepolisian dengan pelajar dinilai penting untuk membangun generasi yang bukan hanya cerdas, tetapi jugo tahu aturan dan pandai menjaga diri.
“Terima kasih dan apresiasi kepada Kepala Sekolah, para guru serta seluruh keluarga besar SMPN 5 Bojonegoro. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada adik-adik pelajar tentang pentingnya menjaga diri, disiplin, tertib berlalu lintas, mencegah bullying maupun kenakalan remaja, serta mengetahui layanan Kepolisian melalui Call Center 110,” ujar AKBP Yenni Diarty.
Pesan itu kemudian dipertegas. Masa sekolah, kata dia, merupakan waktu yang elok untuk belajar, mengasah bakat, menimba pengalaman dan membangun karakter.
“Adik-adik adalah generasi penerus bangsa. Manfaatkan masa sekolah untuk belajar, berprestasi dan membangun karakter yang baik. Jangan mudah terpengaruh oleh lingkungan maupun melakukan tindakan yang dapat merugikan masa depan,” tegasnya.
Usai upacara, suasana pun berubah lebih cair. Para siswa berkesempatan berinteraksi langsung dengan Kapolres dan jajaran Polwan. Sapaan, percakapan dan foto bersama menciptakan suasana akrab, seolah jarak antara polisi dan pelajar dipertautkan dalam satu ruang yang sama.
Kepala SMPN 5 Bojonegoro A.H. Moestofa menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, kehadiran Kapolres bersama jajaran Polwan memberikan pengalaman berharga bagi para siswa.
“Anak-anak mendapatkan edukasi secara langsung mengenai kedisiplinan, keselamatan berlalu lintas, pencegahan bullying serta pentingnya membangun hubungan yang baik dengan Kepolisian,” ujarnya.
Dari halaman SMPN 5 Bojonegoro, semangat Hari Jadi Polwan ke-78 terasa bukan hanya sebagai perayaan, melainkan sebagai ikhtiar menitipkan pesan kepada generasi mudo.
Ilmu dijunjung, adab dijago, disiplin ditegakkan, masa depan disiapkan.
Sebab anak-anak hari ini adalah pemilik zaman di kemudian hari. Dan sebelum mereka melangkah jauh membawa nama bangsa, langkah itu patut dimulai dari sekolah—dengan ilmu, budi pekerti dan rasa tanggung jawab.
Alisugiono/Red/Lis.









