LAMONGAN,– LenteraNusantara||Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, memproyeksikan Pelabuhan Paciran di Kabupaten Lamongan berkembang menjadi hub logistik internasional yang mampu bersaing dengan pelabuhan-pelabuhan besar dunia. Bahkan, menurutnya, dari sisi teknis pelabuhan tersebut berpotensi disejajarkan dengan Pelabuhan Hamburg, Jerman.
Pernyataan itu disampaikan Rachmat saat meninjau kawasan Lamongan Integrated Shorebase (LIS) bersama Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Senin (4/8/2026).
“Saya melihat Paciran memiliki potensi luar biasa. Dengan pengelolaan yang presisi, profesional, dan terintegrasi, pelabuhan ini berpeluang menjadi pelabuhan kelas dunia. Secara teknis bahkan bisa dikomparasikan dengan Pelabuhan Hamburg di Jerman,” tegas Rachmat.
Menurutnya, proyeksi tersebut bukan tanpa dasar. Pelabuhan Paciran telah memiliki infrastruktur maritim yang memadai dengan alur pelayaran berkedalaman sekitar 13,5 meter sehingga mampu melayani kapal hingga 60.000 DWT. Kondisi itu dinilai menjadi modal penting untuk mengembangkan Paciran sebagai pintu gerbang logistik nasional sekaligus internasional.
Namun, Rachmat menegaskan keberhasilan pelabuhan tidak hanya ditentukan fasilitas di laut. Akses darat harus diperkuat agar biaya logistik tetap kompetitif.
“Kalau konektivitasnya tersendat, biaya logistik akan tetap tinggi. Karena itu pembangunan jalan harus jadi prioritas,” ujarnya.
Pemerintah pusat, lanjutnya, akan mendorong percepatan rekonstruksi dan pelebaran Jalan Daendels di Pantura Lamongan serta pembangunan jalan tol sebagai jalur distribusi barang dari kawasan industri menuju pelabuhan.
Rachmat juga menilai pengembangan Pelabuhan Paciran semakin strategis seiring pesatnya pertumbuhan kawasan industri di pesisir Lamongan, termasuk beroperasinya pabrik pakan ternak berkapasitas besar yang disebut sebagai salah satu yang terbesar di Asia Tenggara.
“Kalau industri tumbuh, pelabuhan harus ikut tumbuh. Pelabuhan yang kuat akan menarik investasi baru, memperbesar ekspor, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan Pemerintah Kabupaten Lamongan siap mengawal dan mendukung penuh realisasi proyeksi tersebut melalui sinergi dengan pemerintah pusat.
“Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah pusat agar Paciran benar-benar menjadi pintu gerbang logistik internasional. Ini bukan hanya kebanggaan Lamongan, tetapi juga peluang besar bagi perekonomian Jawa Timur dan Indonesia,” tegas Yuhronur.
Menurutnya, keberhasilan pengembangan Pelabuhan Paciran akan memberikan dampak berganda, mulai dari meningkatnya investasi, terbukanya lapangan kerja, hingga menguatnya daya saing industri Jawa Timur di pasar global.
Dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah, Pelabuhan Paciran diproyeksikan menjadi simpul logistik strategis yang menghubungkan kawasan industri Jawa Timur dengan jaringan perdagangan internasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.
Penulis:Fafa.








