PATI – LENTERA NUSANTARA | Dari lapangan hijau Stadion Joyokusumo, Pati, nama Kabupaten Bojonegoro kembali berkibar. SSB Palembon FC U-12, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, berhasil menyabet gelar juara pertama Adhyaksa Cup Pati 2026, turnamen sepak bola usia dini yang memperebutkan Piala Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pati.Minggu (30/8/2026).
Palembon FC memastikan diri sebagai kampiun setelah melewati persaingan ketat yang melibatkan 24 tim dari berbagai daerah. Turnamen tersebut berlangsung pada Sabtu-Minggu, 29-30 Agustus 2026, di Stadion Joyokusumo, Kabupaten Pati.
Adhyaksa Cup Pati 2026 menjadi salah satu panggung kompetisi bagi pemain usia dini untuk menguji kemampuan sekaligus mental bertanding. Ajang tersebut digelar melalui kolaborasi Askab PSSI Pati bersama Kejaksaan Negeri Pati, sebagai bagian dari pembinaan sepak bola usia muda dan rangkaian peringatan hari ulang tahun Kejaksaan Agung.
Di tengah persaingan antartim, Palembon FC U-12 tampil konsisten hingga berhasil mengakhiri turnamen di posisi tertinggi. Prestasi tersebut sekaligus membawa nama Bojonegoro bersaing di level antardaerah.
Tidak hanya mengantarkan timnya menjadi juara, pemain Palembon FC, Muhammad Zhafran Adnan Nafiz, juga meraih penghargaan individu sebagai Pemain Terbaik turnamen.
Sementara itu, penghargaan Top Skor diraih Dewangga dari Baja Nusantara. Sedangkan De Muhammad Al Hazard dari Akademi Purba Biru dinobatkan sebagai Kiper Terbaik.
Adapun Akademi Purba Biru Kudus harus puas di posisi juara kedua. Sementara Puma Kids Jepara dan Armada Utama Semarang menempati posisi juara ketiga bersama.
Atas keberhasilannya merebut gelar juara pertama, Palembon FC Bojonegoro juga berhak membawa pulang uang pembinaan sebesar Rp10 juta, selain trofi Piala Kajari Pati.
Ketua PSSI Kabupaten Pati, Dian Dwi Budianto, menyampaikan bahwa kompetisi tersebut tidak hanya berorientasi pada perebutan gelar juara. Menurutnya, turnamen usia dini juga menjadi wadah pembinaan sekaligus memberikan pengalaman bertanding kepada para atlet muda.
Bagi SSB Palembon FC, keberhasilan tersebut menjadi buah dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Para pemain dituntut tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mampu menjaga kekompakan, kedisiplinan, konsistensi permainan, serta mental bertanding.
Terlebih, menghadapi tim-tim dari berbagai daerah memberikan pengalaman penting bagi pemain U-12 untuk mengukur kemampuan mereka di luar lingkungan kompetisi lokal.
Di usia yang masih sangat muda, setiap pertandingan menjadi bagian dari proses pembentukan karakter atlet. Kemenangan menjadi motivasi untuk berkembang, sedangkan kekalahan dan tekanan pertandingan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kemampuan.
Karena itu, trofi Adhyaksa Cup Pati 2026 bukan sekadar tambahan koleksi prestasi bagi Palembon FC. Gelar tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan sepak bola di tingkat lokal, khususnya Kecamatan Kanor, mampu melahirkan tim yang dapat bersaing di luar daerah.
Dari Kanor menuju Pati, anak-anak Palembon membawa nama Bojonegoro ke panggung kompetisi. Kini, setelah trofi berhasil dibawa pulang, tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi pembinaan dan terus mengasah kemampuan para pemain.
Adhyaksa Cup Pati 2026 menjadi milik Palembon FC. Namun, bagi anak-anak muda Bojonegoro, trofi tersebut bukan garis akhir. Justru menjadi pijakan awal menuju panggung kompetisi yang lebih besar.
DAFTAR JUARA DAN PENGHARGAAN
– Juara 1: Palembon FC Bojonegoro
– Juara 2: Akademi Purba Biru Kudus
– Juara 3 Bersama: Puma Kids Jepara dan Armada Utama Semarang
– Pemain Terbaik: Muhammad Zhafran Adnan Nafiz (Palembon FC)
– Top Skor: Dewangga (Baja Nusantara)
– Kiper Terbaik: De Muhammad Al Hazard (Akademi Purba Biru)
– Uang Pembinaan Juara 1: Rp10 juta
Penulis: Alisugiono






